Learn To Write

August 26, 2008 · Leave a Comment

Pengurusan SIM 19 Juli 2008
Telat seminggu sudah SIMku tidak berlaku, dan seharusnya aku mengurusnya seminggu sebelum masa berlaku habis, tapi apa daya aku ternyata lupa….

Nah berikut akan kuceritakan sedikit mengenai bagaimana proses pembuatan SIM baru yang rumit, njelimet dll…Aku terpaksa membuat SIM baru karena malas mengurus surat mutasi di Lampung kemudian karena masa berlaku SIM sudah habis, otomatis gak bisa diperpanjang (yah setidaknya aku mendapat pelajaran lah, kalo mau memperpanjang SIM jangan mepet2 ya…). Nie gambar tata cara pembuatan SIM plus gambaran lokasi ujian SIM motor.


Berikut prosesnya:
1. Proses 1 tes kesehatan, tes kesehatan aku lakukan pada hari seninnya, pagi2, sebenarnya niat untuk bikin SIMnya adalah pada hari itu, cuma karena melihat sangat antre, maka malaslah aku untuk melanjutkan proses yang masih panjang itu. Lagian setelah bertanya, mendapat jawaban bahwa hasil tes kesehatan akan berlaku selama 2 bulan. Akhirnya aku hanya memutuskan untuk kembali ke Telkom saja.

2. Proses 2 pendaftaran administrasi
Nah, ini aku lakukan pada hari Jum’at dalam minggu yang sama. Aku tiba pk.8.00 dan sangat kecewa karena harus menerima kenyataan bahwa loket baru akan buka pk.8.30. Ya sudah saya menungguu saja saudara2, tapi sebal saya kena tipu oleh orang tidak bermoral, yang notabenenya adalah petugas kepolisian…Hmm..tambah tidak respect nih dengan petugas kepolisian. Jadi ceritanya saya disuruh beli map dulu di fotocopyan di warung yang masih berada di komplek kantor polisi. Y sudah akhirnya saya melakukan apa yang dia suruh namun ternyata toko belum buka, ya sudah saya menunggu dan ternyata lagi setelah saya tanya ke ibu2 polisi yang ada disana, jawabannya adalah “Tidak perlu beli map, karena nanti dikasih dari kepolisian”..Arghh…dasar penipu!!! Sebal..!!!Ingin saya menemui orang tadi tapi saya tidak ingat muka dia seperti apa tadi. Dan setelah saya kembali ke antrian, sudah ada 3 orang yang menunggu. Jadilah saya yang tadinya berada di urutan pertama sekarang harus mundur jadi urutan ketiga. Kurang ajar si bapak sialan tadi.
Semakin lama loket semakin penuh dengan antrian dan begitu loket dibuka, kurang ajar lagi nih orang2, seenaknya saja mendesak2ku (mentang badanku kecil) untuk meletakkan berkas mereka duluan…Arrghhhh lagi…..Sebal kesekian kali…Di loket ini kita membayar asuransi yang sampe sekarang belum aku ambil tuh asuransi. Entah berkasnya dimana sekarang.
Loket selanjutnya adalah loket ga jelas dan belum buka juga sampe pengurusan asuransi selesai.Ya ampun kekurangan orang gitu disini…sampe segitunya harus nungguin proses di satu loket selesai…Padahal banyak kok tuh bapak-bapak yang ngakunya polisi kerjaannya cuma ngerokok dan nongkrong2 di depan. Hadoh mau jadi ap bangsa kita ini…
Di loket ini dipanggilin satu2 terus cuma ngecek data pribadi aj saudara2…Argh…setelah nunggu sekian lama cuma disuruh ngecek doank…Repot deh…
Beranjak ke loket pembayaran…Disini baru kita disuruh bayar…Nunggu lagi…Bayarnya sih murah lah 75 ribu…tapi ditambah asuransi jadi 90 ribu. Dapet tiket untuk tes teori. Yup proses administrasi yang begitu ribet dari loket satu ke loket lainnya…

3. Tes teori
Tibalah aku kepada tes teori.Tes teori = tes PPKn,yah gampang2 susah sih, tapi lumayanlah buat pengalaman (karena dua kali bikin SIM dua kali nyogok saya). Tes teori lancar tapi pengumumannya baru muncul esoknya. Ya sudah kembalilah saya ke kantor.
Sampai jumpa di hari ketiga pembuatan SIM… masih panjang sampe akhirnya aku menyerah dan meminta tolong pada seorang calo dengan mengupahnya sebesar 80 ribu rupiah, gede juga tuh…Tapi aku sudah tak tahan dengan perlakuan polisi2 sialan..(well sebenarnya cuma polisi bagian SIM dan lalu lintas yang gak aku respect, yang lainnya masih adalah sedikit rasa respect)

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Menghargai Para Pahlawan

August 17, 2008 · Leave a Comment

Sekarang genap sudah 63 tahun usia kemerdekaan Indonesia secara dihitung dari 17 Agustus 1945. Tadi sempet nonton Jika Aku Menjadi (which is the best reality show), dengan objek yang diangkat adalah kehidupan salah satu veteran (sebutan untuk pejuang kemerdekaan Indonesia yang sudah berusia tua). Melihat kehidupan Bapak Pejuang tersebut sangat memprihatinkan, yah tampak sekali segala yang beliau perjuangkan dulu sama sekali tidak berterima kasih kepadanya (walaupun Bapak Pejuang tidak peduli akan hal itu karena sesungguhnya keikhlasan ada pada dirinya).

Sekarang Bapak Pejuang hanya menjadi seorang pembuat tusuk sate yang tusuk satenya dihargai hanya 25 rupiah (mungkin dalam sehari hanya dapat 200 tusuk). Bapak bersama istri tercintanya harus berjuang untuk dapat membeli ikan asin sebagai makanan tiap harinya. Bayangkan nyawa yang mereka pertaruhkan seolah-olah tak ada artinya lagi.

Yah sekarang mungkin terlihat jelas sudah kenapa bangsa Indonesia tercinta tidak bisa melesat maju seperti negara-negara lain, sebab sepele memang kedengarannya.

Tadi juga disebutkan bahwa sudah disediakan pensiunan khusus bagi para veteran sebesar 2 juta, namun masih saja disulitkan dengan adanya prosedur yang “aneh” dari pemerintah (ya mungkin untuk menghindari penipuan yang bisa terjadi kapanpun, tapi masa sih pemerintah benar-benar buta tidak bisa membedakan mana yang pejuang dan mana yang bukan, hadoh…).

Menyinggung juga perayaan hari kemerdekaan di Indonesia, dari mana ya asal usul adanya perlombaan untuk memperingatinya? Kalo sekarang mungkin model baru perayaan kemerdekaan di Indonesia, yaitu adanya pesta pora (pentas band dll). Dasar negara yang aneh,betapa ingin memperbaikimu, memajukanmu dan menegakkanmu…

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

August 9, 2008 · Leave a Comment

SEBELUM KITA MENGELUH…. …….

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup.

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Virtual Sosialisasi

August 8, 2008 · Leave a Comment

Gatel untuk nulis

Hari ini dapet bacaan bagus dari Mia

ayo kita buat malaikat di subdivisi penerima syukur sibuk.

Makin menyadari bahwa syukur lebih dari mengucap kata Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah), namun untuk melontarkan kata tersebut saja susahnya bukan main. Bila dibandingkan antara kata keluhan yang keluar dari mulut kita dengan kata pujian tersebut, pasti menang kata keluhan.

Baiklah itu hanya intermezo saja untuk selalu diingat.

Yap aku ingin mengangkat mengenai sosialisasi virtual.
Bukan suatu hal yang baru atau istimewa, hanya ingin menulis saja. Kebanyakan dari kita mungkin sudah mengetahui atau bahkan melakukannya. Kalo menurut pandangan saya sosialisasi virtual berarti melakukan kegiatan sosialisasi sebut: bermasyarakat secara tidak terlihat atau tidak vertatap muka secara langsung. Lalu bagaimana bentuknya?

Hmm.. saya rasa tidak hanya orang IT saja yang sekarang familiar dengan Yeem, Friendster, Facebook, Blogging, dkk.

Saya pikir contoh-contoh diatas merupakan bentuk dari sosialisasi virtual yang dimaksud. Prasyarat utama agar terlaksana kegiatan tersebut hanyalah koneksi internet (walaupun saya pikir koneksi internet ini masih merupakan kebutuhan tersier bagi beberapa orang).

Lalu apa yang sebenarnya tujuan dari adanya sosialisasi virtual semacam itu? Klo menurut saya lagi, sangat bermanfaat bagi orang-orang introvert melakukan hubungan sosialisasi (kan tidak bertatap muka secara langsung). Dia tetap dapat eksis, yang nanti kedepannya secara bertahap akan membuat orang introvert tersebut membuka diri untuk bersosialisasi dengan dunia sebenarnya.

Nah cuman ada kekurangannya nih, ketika kita terlibat dalam sosialisasi virtual tersebut, masih ada beberapa yang tidak memberikan data keadaan sebenarnya, di kegiatan ini kita bisa menjelma menjadi siapa saja yang kita mau tanpa ketauan siapa kita (bisa aj dilacak siapa kita kalo mau).

Apapun mengenai sosialisasi virtualisasi, baik plus dan minusnya, yang penting adalah apa ya? Waduh bingung ni nulis penutupnya (aahahahahah:)) ).

Oke cukup sekian dan terima kasih.

1.06 pm @ISC, Telkom
<deadline nih tapi kok males ngerjainnya>

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Tulisan Mempengaruhi Mood-mu Untuk Bekerja, is it right?

August 6, 2008 · Leave a Comment

Entah kenapa hal itu aku rasakan, atau mungkin hanya perasaan saja. Hhmm…

Jadi ceritanya sekarang kan aku harus menyelesaikan tugasku yang ada di Telkom yaitu Guideline Data Center, target sih dipatok sekitar 2 bulan maksimum which means that tinggal 2 minggu lagi. Oleh karenanya sekarang lagi berkutat dengan infrastruktur data center. Setelah sekian lama mengeksplorasi apa itu data center dan berbagai hal terkait dengannya, maka sudah tiba saatnya untuk menuangkan dalam tulisan, dan ini adalah hal ter-tidak mau aku lakukan. Andai partnerku sudah menyelesaikannya dari dulu, kan tinggal memperbaiki aj gak usah ngerjain dari awal lagi, karena pembagian dari awal kan memang infrastruktur bagianmu (peace bay!, maklum kok karena banyak, jadi emang harus dibantuin).

Oh iya balik lagi ke judul mengenai tulisan. Yap, jadi setelah dipikir2 ntah kenapa mengetik dengan menggunakan format yang standar akan terasa sangat membosankan. Untuk Ms.Office 2008, format standar yang sudah dikenal adalah tulisan yaitu Calibri 11. Nah, setelah kurang lebih 2 jam aku berkutat dengan tulisan itu, aku dilanda kebosanan yang sangat…(Atau memang harusnya istirahat dulu kali ya…?), dan berbagai selingan kulakukan untuk menjauhkan kebosanan itu. Salah satunya dengan mem-blog ini.

Namun balik lagi, setelah 10-15 menit berpaling, masih belum ada gairah untuk menyentuh tulisan itu. And finally, aku mengubah jenis tulisan dengan alasan kali aj jadi enak ngebacanya. Dan ternyata berhasil, aku bangkit lagi untuk melakukan pekerjaanku. Hmm… ada sedikit make sense sih, karena kebosanan timbul kalo kita sudah melakukan sesuatu kegiatan yang rutin dan sama selama kurun waktu yang cukup lama.

Jadi kesimpulannya adalah cepat selesaikan pekerjaanmu agar tiada kebosanan dan kemalasan lagi yang mengganggumu…

11.00 am @ISC, Telkom

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Masih 1 setengah bulan lagi

August 6, 2008 · Leave a Comment

Wua masih 1 setengah bulan lagi aku disini (melaksanakan program Coop Telkom yang lamanya 3 bulan), lama…
Rasanya ingin segera kuselesaikan tugas ini, aku butuh juru ketik untuk menuangkan semua yang telah kueksplor selama ini.
Bosan rasanya…
Keinginanku hanya satu saat ini, LULUS…
Betapa 5 huruf itu begitu menggetarkan hatiku saat menyebutnya…
Bagaimana tips melawan kemalasan dan kebosanan ini?
Kata Zakka klo kita merasakan bosan dan malas adalah sesuatu yang wajar, malah membuat hidup kita lebih berarti, coba bayangin klo gak ada 2 rasa itu, aneh juga kan masa kita harus rajin terus dan melaksanakan pekerjaan yang sama terus…
Apapun itu semua harus disyukuri karena ini adalah nikmat dan anugerah-Mu.

Sekarang setelah melampiaskan rasa bosan dan malas ini, mari kita lanjutkan bekerja…
Chayooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo

10.36am @ISC, Telkom

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

KISAH SI PENEBANG POHON

August 2, 2008 · Leave a Comment

Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk
menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi
kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang
pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.

Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan
area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah
ditentukan kepada si penebang pohon.

Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore
hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan
memberikan pujian dengan tulus, “Hasil kerjamu sungguh luar biasa!
Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum
pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu”.

Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang
bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7
batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi
hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin
bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan.
“Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku, bagaimana
aku dapat mempertanggungjawab kan hasil kerjaku kepada majikan?” pikir
penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia
menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang
memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi.

Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, “Kapan terakhir kamu
mengasah kapak?”

“Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu, saya sangat sibuk
setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat
tenaga”. Kata si penebang.

“Nah, disinilah masalahnya. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan
kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil
luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan
kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya
semakin menurun. Maka, sesibuk apapun, kamu harus meluangkan waktu
untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang
sama dan hasil yang maksimal.

Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan segera kembali bekerja!”
perintah sang majikan. Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap
terimakasih, si penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai
mengasah kapak.

Istirahat bukan berarti berhenti ,

Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi

Sama seperti si penebang pohon, kita pun setiap hari, dari pagi hingga
malam hari, seolah terjebak dalam rutinitas terpola. Sibuk, sibuk dan
sibuk, sehingga seringkali melupakan sisi lain yang sama pentingnya,
yaitu istirahat sejenak mengasah dan mengisi hal-hal baru untuk
menambah pengetahuan, wawasan dan spiritual. Jika kita mampu mengatur
ritme kegiatan seperti ini, pasti kehidupan kita akan menjadi dinamis,
berwawasan dan selalu baru !

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Empat Menit Kesan Pertama

August 2, 2008 · Leave a Comment

Ada tulisan bagus buat bekal bersosialisasi sepanjang hidupku.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk memberikan kesan pertama yang positif.

  1. Tampil Sebaik Mungkin
  2. Banyak orang tidak sadar pentingnya menampilkan diri dengan profesional. Seorang teman berumur 32 tahun telah 8 tahun bekerja sebagai staf administrasi di sebuah kantor akuntan yang besar. Ketika manajernya pensiun tahun lalu, ia berharap untuk bisa menggantikannya. Namun ternyata orang lain yang dipilih untuk posisi itu. Direktur personalia memberikan masukan padanya bahwa penampilannya tidak pas untuk seorang manajer. Ia disarankan untuk memakai pakaian yang tidak kekanak-kanakan.Di kantor, cara Anda berpakaian harus memberikan kesan bahwa Anda kompeten, dapat diandalkan dan berwibawa. Berpakaianlah sesuai dengan pekerjaan yang Anda inginkan, bukan sesuai dengan pekerjaan Anda sekarang. Tampilah dengan bersih, rapih dan terawat. Pakailah pakaian dan sepatu dengan ukuran sesuai dengan badan Anda. Pilihlah potongan pakaian yang memperkuat bagian-bagian yang bagus dari badan Anda dan menyamarkan kekurangan Anda. Pilihlah warna-warna yang serasi dengan asesori yang sesuai. Ingatlah bahwa tampil baik tidak harus mahal. Anda tetap dapat tampil baik dengan pakaian yang tidak mahal sepanjang warna, jenis bahan dan potongannya sesuai dengan postur tubuh Anda.

  3. Perhatikan Bahasa Tubuh
  4. Bahasa tubuh sangat mempengaruhi kesan pertama. Dalam sebuah studi mengenai komunikasi, psikolog bernama Albern Mehrabian menemukan bahwa tujuh persen dari setiap pesan tentang perasaan dan sikap datang dari kata-kata yang kita gunakan, 38 persen dari suara dan 55 persen dari kesan visual yang meliputi ekspresi muka, cara berpakaian dan bahasa tubuh. Bahkan ketika kata-kata anda berbeda dengan bahasa tubuh Anda, lawan bicara Anda akan memberikan bobot yang lebih besar pada pesan yang disampaikan oleh bahasa non verbal.

    Beberapa bahasa tubuh yang memberikan kesan positif, yaitu awas, dapat diandalkan, percaya diri dan bertanggung jawab diantaranya adalah : jabat tangan yang erat, posisi tubuh yang tegak dan kontak mata. Untuk menampilkan kesan positif secara natural sehingga tidak terkesan dibuat-buat, memang bahasa tubuh itu datangnya harus dari dalam. Dengan persiapan yang baik anda akan lebih percaya diri, dan itu akan tercermin dalam bahasa tubuh Anda. Dengan demikian penampilan, bahasa tubuh dan kata-kata yang Anda ucapkan saling mendukung dan memberikan impresi kuat yang sangat meyakinkan.

  5. Kuasai Seni Berkomunikasi
  6. Semua orang yang kelihatan nyaman berada di antara orang-orang yang baru ditemui baik dalam lingkungan pergaulan sosial maupun bisnis sebetulnya melakukan persiapan yang diperlukan sehingga bisa tampak seperti itu. Bacalah majalah berita mingguan dan paling tidak satu koran harian. Bagi Anda yang tidak punya banyak waktu Qbheadlines.com yang menampilkan berita-berita yang sudah disingkat menjadi kurang dari 500 karater bisa menjadi sahabat Anda. Selain itu, dalami paling tidak satu bidang yang menjadi minat Anda, sehingga Anda bisa bercerita tentang minat Anda ini dengan menarik, penuh energi dan dilengkapi dengan detil-detil ditempat yang perlu.Dengan modal pengetahuan tentang berita-berita terkini dan minat yang Anda dalami, Anda akan lebih mudah memulai dan terlibat dalam topik pembicaraan yang menarik. Ajukan beberapa pertanyaan. Biasanya orang merasa canggung setelah diperkenalkan. Hampir semua orang suka ditanyai, jadi jangan ragu-ragu untuk memulai.Perhatikan cara Anda berbicara. Upayakan agar suara Anda terdengar santai, penuh energi dan perjaya diri. Kalau ingin tau bagaimana cara Anda berbicara, cobalah rekam pembicaraan Anda, lalu perbaikilah bila Anda terdengar ragu-ragu, lemah atau memelas.

    Buka dan tutup pembicaraan dalam nada positif. Misalnya saja Anda telah mempelajari laporan tahunan perusahaan, beri komentar pada kemajuan signifikan yang telah dicapai oleh perusahaan tersebut. Atau komentari aktifitas perusahaan yang menarik perhatian Anda. Ketika Anda hendak meninggalkan ruangan, simpulkan kenapa Anda adalah kandidat yang cocok untuk pekerjaan yang Anda lamar dan sampaikan terima kasih atas kesempatan intervieu yang telah diberikan.

    Sebutkan nama lawan bicara Anda ketika berbicara. Ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan perhatian. Gunakan kalimat-kalimat yang pendek dalam berbicara.

  7. Manfaatkan Momen Empat Menit Pertama
  8. Keberhasilan memproyeksikan sukses akan mendatangkan sukses. Manfaatkan momen penting empat menit pertama. Tampil sebaik mungkin. Bergeraklah dengang penuh keyakinan. Bicara dengan percaya diri. Ketiga hal tadi akan sangat membantu Anda mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Menangkan kesan pertama yang baik dengan membuat kata-kata Anda konsisten dengan bahasa tubuh dan penampilan Anda.

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Blog tanpa Komentar

August 2, 2008 · Leave a Comment

OK seperti biasa saya klo nge-blog selalu beruntun seperti ini…Tapi akan saya usahakan untuk tidak membuat blog saya vakum…Karena saya baru menyadari betapa saya lebih menyukai menulis dibandingkan meng-coding hehehe:D.

Blog ini sengaja diciptakan untuk tidak dikomentari, alasan pertama karena memang hanya sebagai ajang saya untuk coret-coret jadi takutnya tulisan saya banyak yang ga penting untuk diceritakan sebenarnya. Alasan kedua malu sama teman2 yang memuat tulisan yang indah-indah. Ya mungkin seiring berjalannya waktu saya memang harus mem-publish blog saya ke khalayak.

Yah intinya tetap berkaryalah. Terima kasih sekali lagi kepada Bapak Ariya Bayu selaku manajer Data Center and Network di PT.Telkom atas bimbingannya dan sekelumit cerita yang diberikan. Entah kenapa selalu memberi semangat baru bagi saya untuk selalu berubah dan semakin menyadari klo saya benar-benar masih belum tau apa-apa tentang semua hal di dunia ini.

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized

Tulisan Pulang

August 2, 2008 · Leave a Comment

Jum’at, 27 Juni 2008, 4.16 PM

Jeng-jeng 45 menit menjelang pulang

Aduh abis waktu buat ngutak-ngatik koneksi nih, masih belum berhasil, apa ya yang bermasalah?
Padahal udah diset koneksi, tapi kok sering time out (bener ga ya istilahnya..:D hehe), apakah komputernya atau kabel LANnya, hadoh…
Gak enak nih sama Pak Bayu belum mengumpulkan apapun…

Abis ak masih bingung kerjaanya, harusnya sekarang kita dah buat timeline ap yang mau dicapai…
Ntar katanya mau dikasih lagi bahannya, tapi masih ad orang di mejanya beliau…
Waduh beliau baik banget deh, udah gitu lucu banget…(peace pak!)

Mudah-mudahan kelar ya kerjaannya dan yang paling penting keluar jadwal seminarnya ike(penting banget, mau lulus bo..)…(walaupun akan berarti E buat TA1).

Oh iya btw hari ini telah merilis 3 blog sekaligus (saking ga ada kerjaan, tapi tetep gak bisa ngakses ke wordpress nih).

Perjalanan menuju blogger sebenarnya…masih panjang…
(plus menuju kelulusan, karena ike harus belajar ngoding dari awal lagi, secara kemampuan koding ike pas-pasan)
Berpikir seperti mamat bahwa bidang ilmu kita di kuliah mungkin gak akan kepake (I agree because I learn something new now, I am happy actually), dan ike mulai berpikir kalo akan beralih haluan mencari pekerjaan dengan subjek management trainee not IT developer or IT something…:))
Chayooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo!!!

→ Leave a CommentCategories: Uncategorized